January 13, 2012

Rindu Berbahasa Indonesia


Today I feel like writing in bahasa Indonesia

Kayaknya sudah cukup lama sejak aku terakhir kali menulis blogku dalam bahasa Indonesia. Sejak kapan, ya? Aku lupa. Sejak aku tinggal di Spanyol, aku jarang menggunakan bahasa Indonesia ketika mengobrol. Paling-paling hanya sebatas ngobrol di Facebook dengan teman-temanku di Indonesia. Aku lebih sering menggunakan bahasa Spanyol karena Antonio dan keluarganya tidak terlalu pandai berbahasa Inggris. Selain itu, aku juga lebih sering menggunakan bahasa Inggris ketika menulis blog atau artikel.

Sejak bulan Juli 2011, aku mulai menjadi penerjemah lepas bahasa Inggris ke bahasa Indonesia untuk beberapa klien. Entah kenapa, akhir-akhir ini banyak perusahaan yang ingin memperluas jaringan bisnisnya ke Indonesia. Bagus, lah. Indonesia sudah mulai diperhitungkan juga ternyata. Meskipun aku sudah mulai menggunakan bahasa Indonesiaku lagi sejak itu, tetap saja aku masih kagok.

Nah, sejak awal tahun ini aku bekerja sebagai penulis lepas di situs informasitips.com. Aku khusus menulis artikel tentang relationship. Artikel-artikel yang aku tulis dalam bahasa Indonesia. Awalnya tulisanku masih kaku karena aku sudah tidak lagi terbiasa menulis dalam bahasa Indonesia. Tapi lama-kelamaan, sepertinya tulisan bahasa Indonesiaku menjadi semakin baik (menurutku, loh).

Uff, sebenarnya aku menemui sedikit kesulitan dengan pekerjaan terjemahanku sekarang. Karena apa? Aku diminta menerjemahkan beberapa kategori bisnis atau perusahaan ke bahasa Indonesia. Nah, terkadang aku tidak tahu bahasa Indonesia untuk kata-kata tertentu. Aku sudah mencari tahu lewat Google, melihat gambar kata-kata yang dimaksud. Aku tahu itu gambar saja, tapi tetap saja aku kesulitan mengartikannya ke dalam bahasa Indonesia. Kamu juga pernah mengalami hal semacam ini, ketika kamu tahu apa yang dimaksud tapi kamu tidak tahu bagaimana menyebutnya ke dalam bahasa Indonesia? Beginilah yang aku rasakan sekarang, hehehe…

Meski begitu, aku senang bisa menulis dalam bahasa Indonesia lagi. Dulu aku selalu menulisi buku harian, menulis cerita atau berimajinasi dalam bahasa Indonesia. Sekarang aku lebih sering menggunakan bahasa Inggris atau Spanyol ketika melakukannya. Tampaknya bahasa Indonesia sudah menjadi bahasa ketiga dalam hidupku karena aku sudah sangat jarang menggunakannya.

Haduuuuh! Ternyata tinggal jauh di negeri orang itu cukup susah, ya? Ya, aku memang sudah berpikir itu akan susah ketika akan pindah ke Spanyol tahun lalu. Tetap saja, ternyata lebih susah menjalaninya. Tidak ada yang bisa berbahasa Indonesia di sekitarku. Teman-temanku jauh karena mereka tinggal di kota yang berbeda denganku. Bisa dibilang aku tidak punya teman di sini, hahaha…

Tapi biarlah, aku bahagia kok dengan kehidupanku sekarang. Meski aku jauh dari keluargaku, aku tetap memiliki keluarga juga di sini. Meski aku belum memiliki pekerjaan tetap, aku tetap bisa menghasilkan uang dengan menulis dan menerjemahkan. Aku tidak perlu terus bergantung pada suamiku kalau aku menginginkan sesuatu.

Apapun itu, aku harus selalu berterima kasih pada Tuhan karena telah membawaku ke tempat di mana aku berada sekarang. Bahkan, aku merasa jauh lebih baik ketimbang ketika aku berada di Indonesia. Apapun itu, mari menikmatinya. Hidup pasti akan terasa lebih indah kalau kita menikmatinya. Betul, kan? 

Leelou Blogs
Share Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This

0 comments:

Post a Comment

 

Blog Template by LoHiceYo.com