June 06, 2012

Dinginnya Belgia


Hari keempat di Belgia – tepatnya Liege. Brrrr… Dinginnya minta ampun. Beda banget dengan cuaca di Spanyol yang mulai panas. Hujan terus sejak hari pertama datang. Cepe deh, jadi nggak bisa ke mana-mana.

Untungnya kemarin cuaca lumayan bersahabat. Matahari mulai nongol, jadi kami bisa jalan-jalan. Kami pergi ke kota yang namanya Brugge dan Gent. Kami pergi naik kereta. Tiketnya sengaja kami beli yang sekalian untuk 10 kali perjalanan. Harganya cuma €76, lebih murah dibanding harus beli sekali jalan yang harganya €40.

Pertama-tama kami ke Brugge. Brugge terkenal dengan sungainya, yang bisa ditelusuri pakai kapal. Tentu saja kami ikutan naik kapal kecil itu. Tiketnya cuma €7.60 dan perjalanannya selama 30 menit. Asyik deh naik kapal bisa lihat pusat kota Brugge dari sudut yang berbeda – dan lebih enak daripada harus jalan kaki. Banyak angsa dan bebek juga di sungainya. Jadi keinget cerita The Ugly Duckling, hehehe.

Selesai berkunjung ke Brugge, kami langsung menuju Gent. Kali ini naik kereta tingkat. Pertama kali nih naik kereta beginian, hahaha. Lagi-lagi kami harus jalan kaki untuk ke pusat kota. Ada kapal juga seperti di Brugge, tapi kami nggak naik. Banyak bangunan unik di kota ini, terutama kastil. Kastilnya mirip seperti di cerita-cerita semacam Cinderella begitu, tapi tanpa Cinderella, tentunya. Karena capek kalau harus jalan kaki balik ke stasiun, kami naik tram – seperti kereta listrik di tengah kota. Pertama kali juga nih naik tram, hahaha.

Ini pertama kalinya buat Antonio dan aku pergi ke suatu daerah yang bahasanya kami nggak ngerti. Walhasil, aku terus yang maju dengan bahasa Inggrisku karena Antonio nggak bisa diandalkan dalam situasi begini, hahaha. Tapi seru juga lho meskipun kami nggak ngerti mereka ngomong apa, karena toh kalau kami ngobrol, mereka juga nggak ngeh kami ngomong apa, hahaha. Jadi sama-sama, deh.

Sayangnya, cuaca bagus cuma kemarin aja. Hari ini hujan lagi. Semoga besok cuaca kembali cerah karena kami masih ingin ke Brussel dan mengunjungi temanku Rachel di Vilvoorde. Kalau hujan terus bisa-bisa batal deh rencana jalan-jalannya.  Selain itu kami juga ingin ke Maastricht di Belanda – yang jaraknya lumayan dekat dari Liege – untuk beli makanan Indonesia. Di sana ada banyak restoran Indonesia. Ngiler, dah!

Weeew, kalau begitu mari berdoa supaya hujan nggak turun besok. Dan besoknya lagi. Dan besoknya lagi, hehehe.

Leelou Blogs
Share Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This

0 comments:

Post a Comment

 

Blog Template by LoHiceYo.com