June 21, 2012

Practising Gratitude


Sudah 3 bulan sejak aku pesan buku The Magic dari Amazon. Buku terbaru karangan Rhonda Byrne ini masih berisi tentang Law of Attractionmy favorite – dan hubungannya dengan alam semesta. Bedanya buku ini dari buku-buku sebelumnya, The Secret dan The Power, adalah latihan-latihan yang ada di dalamnya. Yep, dalam The Magic, kita berlatih untuk bersyukur. Setiap hari.

Meskipun aku sudah beli buku ini sejak 3 bulan lalu, baru sejak seminggu terakhir ini aku benar-benar mempraktekkan latihan-latihannya. Sebenarnya cukup sederhana, kok. Setiap pagi aku menuliskan 10 hal yang aku syukuri. Latihan ini disebut Count Your Blessings. Aku menuliskan apa saja yang aku syukuri, mulai dari bersyukur karena Antonio, karena pekerjaanku, karena uang yang aku punya, bahkan bersyukur untuk hal-hal sederhana semacam kicauan burung di pagi hari dan enaknya makan semangka di musim panas. Selain itu, tiap malam sebelum tidur, aku berlatih untuk mengumpulkan hal-hal terbaik yang terjadi padaku selama sehari, memilih satu hal terbaik di antaranya, dan bersyukur karenanya. Mudah, kan?

Salah satu latihan bersyukur favoritku yaitu The Magic Steps. Latihannya sangat sederhana; setiap kali kita menapakkan kaki, kita mengucapkan ‘Terima kasih’ atau ‘Thank you’. Jadi, ketika kaki kanan menapak, aku mengucapkan ‘Thank’ dalam hati, dan ketika kaki kiri menapak, aku mengucap, ‘you’. Aku melakukannya di mana saja dan kapan saja, terutama ketika baru bangun tidur dan menapakkan kaki di lantai.

Tahu, nggak? Seminggu setelah berlatih untuk bersyukur, aku merasa jauh lebih baik, jauh lebih positif dan optimis, dan jauh dari ketakutan dan kecemasan kalau-kalau impian yang ingin aku raih nggak akan tercapai. Aku nggak khawatir sama sekali. Justru sebaliknya, aku makin percaya bahwa hal-hal yang aku impikan pasti terwujud.

Gratitude membawa lebih banyak kebahagiaan buatku karena, sumpah deh, seminggu ini bisa dibilang aku nggak komplain sama sekali, bahkan ketika kakiku terjepit kulkas sekalipun! Biasanya nih, kalau ada bagian tubuhku yang kejepit, kejatuhan atau kecipratan sesuatu, hal pertama yang aku teriakkan pasti, ‘AWW! Sialan!!’ Tapi, setelah aku lebih banyak bersyukur, umpatan-umpatan itu nggak ada lagi. Asyik deh menjalani hidup tanpa berpikir negatif.

Kalau kamu mau, kamu pun bisa mempraktekkan gratutide ini. Kamu bisa membeli The Magic kalau memang mau dan menyimak lebih banyak latihan untuk bersyukur. Dalam The Magic, kita akan berlatih selama 28 hari. Tapi pastinya, ketika bersyukur sudah menjadi bagian dari hidup kita, kita akan terus menggunakannya selama kita masih bernafas. Coba deh, sering-seringlah bersyukur dan kamu pun akan merasakan keajaiban yang dibawanya.

Cover buku The Magic:
Leelou Blogs
Share Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This

0 comments:

Post a Comment

 

Blog Template by LoHiceYo.com