June 20, 2012

There’s Always the First Time in Everything We Do


Pernah nggak kamu merasa takut ingin melakukan sesuatu yang belum pernah kamu lakukan sebelumnya? Mungkin pikiran-pikiran negatif mulai menggerayangi otakmu, sampai-sampai kamu parno setengah mati dan membayangkan hal yang nggak-nggak bila akhirnya kamu jadi melakukan hal itu.

Aku pernah, lho. Baru-baru ini juga.

Biasanya aku selalu mengunjungi Cόrdoba bersama Antonio di akhir pekan. Naik mobil, tentunya. Pada dasarnya Cόrdoba nggak menakutkan. Bahkan nyatanya, aku suka Cόrdoba. Hanya saja, kalau aku harus membayangkan pergi ke Cόrdoba sendirian, naik bus, hrrrr… Amit-amit, deh! Bukannya kenapa-kenapa sih. Nggak karena takut kesasar juga. Tapi mungkin lebih karena malas kalau harus ke Cόrdoba sendirian dan menghabiskan 1 jam perjalanan sendirian di bus. Bisa-bisa aku mati bosan.

Tapi nyatanya, beberapa minggu yang lalu, aku diharuskan untuk pergi ke Cόrdoba karena ada panggilan wawancara di sana. Aku bilang sama Antonio, “Bisa ke Cόrdoba temani aku nggak?” Tapi sayangnya dia bilang, “Nggak bisa” karena dia harus kerja dan karena nggak mungkin ganti lain hari kalau dia temani aku ke sana karena dia sudah terlanjur ambil cuti seminggu untuk liburan. Terus dia bilang, “Nggak perlu khawatir. Nanti aku kasih petunjuk bus mana yang harus kamu ambil dan di mana beli tiketnya.”

Ugh, sumpah deh, bayangin kalau aku bakalan sendirian di Cόrdoba, bikin kepala cenat-cenut. Padahal cuma ke Cόrdoba, lho, yang notabene hanya 1 jam dari rumah dan nggak perlu repot ganti bus. Toh aku sudah kenal Cόrdoba dan jalan-jalannya.

Dan ketika hari penentuan itu tiba, awalnya dengan berat hati aku berangkat juga ke Cόrdoba sendirian. Naik bus. Bosan. Lalu, sesampainya di stasiun bus Cόrdoba, langsung pilih jalur bus yang menuju tempat wawancara. Untungnya, ibu mertuaku sudah menghubungi sepupunya yang tinggal di Cόrdoba untuk menemaniku (ternyata ibu mertuaku juga nggak rela aku ke Cόrdoba sendirian), dan si sepupu menemaniku ke tempat interview sampai aku kembali ke stasiun bus.

Sekarang, kalau aku ditanya, “Berani ke Cόrdoba sendirian?” aku akan jawab dengan mantap, “So pasti, dong!” Ketakuanku memang nggak beralasan, dan menurutku itu normal bagi tiap orang yang memang pertama kali melakukan sesuatu. Seperti yang kubilang, there’s always the first time in everything we do. That first time may not be joyful and may cause you a headache. Tapi, ketika masa pertama kali itu terlewati, it turns out that everything is just fine dan kamu nggak akan takut lagi melakukannya.

Hal ini jadi pengalaman berarti buat aku. Kalau di masa mendatang aku diharuskan untuk melalukan hal baru yang belum pernah aku lakukan sebelumnya, aku akan menendang jauh-jauh pikiran-pikiran negatif yang pasti muncul dan tetap semangat menjalani hal baru itu. Selalu ada yang namanya “pertama kali” dalam hidup kita. Jadi, enjoy aja!

Leelou Blogs
Share Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This

0 comments:

Post a Comment

 

Blog Template by LoHiceYo.com