November 15, 2012

Ada Apa dengan Dea?

Whoaa… Ternyata cukup lama juga ya aku nggak update blog. Sudah 2 bulan lamanya, sejak aku mulai kerja. Kalau dibilang nggak ada waktu, nggak juga, karena aku punya cukup waktu untuk ini-itu. Malas? Mungkin iya. Ditambah lagi di rumah nggak ada koneksi Internet yang stabil karena kami nggak pasang Internet (Antonio nggak mau, soalnya). Jadi kami hanya mengandalkan Wifi yang nggak terkunci. Internet gratis, tapi ya gitu deh. Lemotnya minta ampun.

Kabarku cukup baik di sini. Kami sudah pindah ke apartemen kami sendiri sejak awal Oktober lalu. Apartemen kami nggak luas, tapi lebih dari cukup kalau hanya untuk kami berdua (bertiga, kalau Fluffy juga dihitung). Apartemen kami nggak begitu jauh dari tempatku mengajar. Setiap sore aku berangkat naik bus. Halte busnya tepat di depan apartemen kami dan pemberhentianku sekitar 30 meter dari tempatku mengajar. Antonio menjemputku setiap malam sepulang mengajar. Kami jalan kaki. Perlu waktu sekitar 30 menit untuk sampai di rumah, tapi lebih baik begitu daripada nggak jalan kaki. Sekalian olahraga.

Di dekat rumah juga ada supermarket, jadi kami nggak perlu jalan jauh kalau mau belanja harian (atau mingguan). Kalau ke pusat kota Sevilla, kami lebih senang naik Metro karena kalau naik mobil susah dapat tempat parkir. Lagipula naik Metro lebih hemat bensin.

Aku mengajar setiap Senin sampai Kamis dari jam 3:30 sore sampai 10 malam. Kadang-kadang aku juga harus mengajar hari Jumat, tapi hanya dari jam 9:30 pagi sampai 12 siang. Sejauh ini aku oke-oke saja dengan pekerjaanku, meskipun terkadang cukup bosan juga. Ada kalanya aku berharap bisa kerja di bidang lain atau santai-santai di rumah. Tapi kalau ingat bahwa masih banyak orang yang nggak punya perkerjaan, aku memilih untuk bersyukur karena aku masih punya pekerjaan dan dibayar dengan layak.

Antonio sendiri belum dapat kerja di sini, tapi kami nggak terlalu ambil pusing karena dia sekarang sekolah lagi. Dia mengambil jurusan Informatika dan Teknologi, bidang yang memang dia senangi. Dia ambil distance course, jadi dia bisa belajar dari rumah. Dia bilang kalau dia bisa kerja dari rumah, dia maunya tinggal di Indonesia saja supaya aku bisa lebih dekat dengan keluarga. Aku bilang, “We’ll see.” Bukannya nggak mau tinggal di Indonesia, tapi kalau kami mau pindah ke sana, banyak dokumen yang harus dilengkapi (dan tahu sendiri gimana sih birokrasi di sana dengan aparat hukum yang maunya duit doang), plus kami nggak bisa beli tanah (karena kami nggak punya Perjanjian Pra-Nikah).

Sehari-hari kami masak sendiri. Secara otomatis aku yang menyiapkan makan siang, sedangkan Antonio bertugas menyiapkan makan malam. Karena aku yang masak, maka otomatis aku lebih sering menyiapkan masakan Indonesia. Untungnya Antonio nggak keberatan makan makanan Indonesia, jadi aku senang-senang saja. Sejauh ini aku sudah masak rendang, bakso, gudeg dan masakan gampang seperti nasi goreng atau bakmi goreng. Sedangkan Antonio ada kalanya menyiapkan spageti, pasta, makaroni atau tortilla.

Kami juga membagi tugas rumah. Cuci piring dilakukan bergantian. Aku cuci baju, Antonio yang menjemur dan-terkadang-menyetrika. Untuk urusan Fluffy, Antonio yang selalu membersihkan kandangnya, tapi kalau untuk urusan membersihkan kotoran Fluffy (karena Fluffy selalu membuang kotoran dan pipis di depan kamar mandi) aku yang bertugas. Kami pun bergantian membersihkan rumah. Terkadang Antonio yang menyapu dan mengepel lantai. Lain hari ganti aku yang membersihkan rumah.

Beruntung rasanya punya suami yang mau berbagi dan yang bisa masak (dan yang mau belanja ke supermarket). Antonio sangat pengertian. Dia tahu aku pasti capek sepulang kerja dan masih harus menyiapkan lesson plan untuk kelas-kelasku, jadi dia selalu memanjakanku setiap malam. Biasanya dia membuatkan (dan membawakan) apapun yang aku mau. Setiap ke supermarket, dia juga selalu ingat membelikan makanan yang aku suka, seperti coklat atau biskuit kesukaanku. Seperti kemarin, dia membeli vitamin dalam bentuk permen buatku karena dia tahu aku butuh vitamin tambahan kalau nggak mau gampang sakit.

Hidup kami jauh lebih menyenangkan sekarang karena kami sudah mandiri. Kami punya tempat tinggal kami sendiri dan kami bebas melalukan apapun yang kami mau. Life is really good. Benar?

Fluffy makin gendut

Vitamin dalam bentuk permen yang dibeli Antonio buatku

   
Share Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This

0 comments:

Post a Comment

 

Blog Template by LoHiceYo.com