December 21, 2012

Natal di Sevilla


Semalam-dengan paksaan-Antonio mengajakku jalan-jalan ke pusat kota Sevilla. Awalnya aku menolak karena aku ingin mendekam saja di rumah. Namun, karena Antonio terus mendesak dan berulang kali berkata, “Ayo! Kamu pasti suka nantinya!” aku pun mengiyakan dengan ogah-ogahan.

Dan dia benar. Aku suka sekali suasana malam tadi! Kota Sevilla penuh dengan lampu-lampu yang menghiasi pepohonan. Banyak dekorasi Natal dipajang di toko-toko. Dan lagi, ada lapangan es untuk bermain ice skating, meskipun aku menolak ketika Antonio mengajakku untuk bermain ice skating dan malah memilih untuk bermain bebek pancing. Nggak sia-sia main bebek pancing karena aku menang satu boneka Tweety! Yay! Koleksi boneka Tweety-ku bertambah. Antonio bilang aku punya lebih banyak boneka Tweety daripada sepatu miliknya.

Menjelang pukul 9 malam, dia mengajakku ke halaman Ayuntamiento (gedung pemerintahan). Dia bilang ada film pendek diputar di sana. Ketika kami tiba di sana, banyak orang sudah memenuhi halaman depan gedung yang disulap menjadi layar raksasa. Dan ketika film pendeknya diputar, aku nggak bisa lepas dari senyuman karena filmnya bagus sekali! Aku belum pernah melihat film yang seperti itu sebelumnya, jadi aku amat kagum. Belum lagi salju buatan yang turun dari atap gedung, menambah suasana malam itu menjadi magical.

Singat kata, aku sama sekali nggak menyesal sudah menyempatkan diri berjalan kaki mengelilingi pusat kota Sevilla malam tadi. Aku memotret beberapa foto juga. Ini beberapa foto suasana Natal di Sevilla:






  
Share Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This

0 comments:

Post a Comment

 

Blog Template by LoHiceYo.com