May 12, 2013

Satu Fase Dalam Hidupku

Ah, sudah lama aku enggak menulis di sini sejak aku menginjakkan kaki di tempatku tumbuh sejak masih kanak-kanak. Bukan berarti aku enggak punya waktu untuk menulis, tapi aku enggak yakin dengan apa yang sebaiknya kutulis di sini. 

Hari ini tepat satu bulan sudah aku ada di rumah. Namun entah kenapa, rumah yang tadinya tampak begitu hidup buatku kini seakan terasa bagai rumah yang mati. Aku enggak menemukan kebahagiaan di rumah ini. Mungkin karena mereka yang kucintai enggak lagi ada di sekitarku sehingga membuat rumahku kehilangan aura yang membuatnya hidup.

Tidak ada banyak hal yang terjadi selama aku di sini. Aku masih selalu di rumah menemani Ayah. Bahkan, baru kemarin aku sempat mengunjungi pusara Ibu yang kini berhiaskan batu pualam hitam di atasnya. Aku tak kuasa menahan air mataku ketika duduk di hadapan makam Ibu dan mendoakan beliau. Yah, aku masih sering merindukan Ibu dan berharap Ibu ada di sini bersamaku.

Satu bulan sudah aku tidak melihat wajah suamiku maupun merasakan pelukan hangatnya. Namun aku bersyukur; setidaknya kami masih bisa mengobrol setiap hari selama beberapa jam, saling menceritakan apa yang kami lakukan dan apa yang terjadi di tempat kami masing-masing. Tentu aku merindukannya. Sangat. Namun apa boleh buat. Aku sudah mengambil keputusan ini, jadi aku harus bertanggung jawab karenanya.

Ada yang berubah dari diriku semenjak aku tiba di sini. Aku merasa tak lagi seperti diriku sebelumnya. Entah mengapa rumah ini membuatku tak nyaman. Aku terus berharap setiap hari untuk cepat kembali bersama suamiku, tapi hari-hari seakan berjalan amat lambat. 

Aku tahu bahwa aku harus melalui fase ini dalam hidupku. Dan aku juga tahu, bahwa bila aku bisa melaluinya dengan baik dan ikhlas, maka segalanya akan menjadi lebih baik buatku di masa datang nanti. Memang tak mudah dan aku benar-benar sedang diuji oleh Tuhan sekarang. 

Namun aku yakin dan percaya bahwa Tuhan merencakan ini buatku supaya aku kuat. Tuhan sedang membimbingku menjadi manusia yang tegar dan bijak. Semua ini akan bermanfaat buatku di masa mendatang. Aku percaya itu.

Share Share to Facebook Share to Twitter Email This Pin This

2 comments:

Febriana Calderón said...

keep strong dear :)

Dea Angan said...

Thank you, Febri :)

Post a Comment

 

Blog Template by LoHiceYo.com